image_pdfimage_print

Linux Terminal – Editor mengunakan vi

Dalam mengoperasikan sistem operasi linux dengan mengunakan terminal ada aplikasi editor yang dapat di install seperti nano, vi, mcedit, ed, dan lainnya. Disini salah satu yang digemari dan saya akan jelaskan sedikit fungsi yang terkandung didalamnya adalah vi / vim.

1. Navigasi Cursor
l , panah kanan atau spasi : untuk bergeser ke kanan 1 karakter
h atau panah kiri : untuk bergeser ke kiri 1 karakter
j atau panah bawah : untuk bergeser ke bawah 1 baris
k atau panah atas : untuk bergeser ke atas 1 baris
:0 atau 1-Shift-G : untuk berpindah ke baris pertama
:$ : untuk berpindah ke baris terakhir
nG : untuk berpindah ke baris ke n
0 : untuk berpindah Awal baris
$ : untuk berpindah Akhir baris
ctrl + F : berpindah satu layar penuh ke bawah.
ctrl + B : berpindah satu layar penuh ke atas.
ctrl + D : berpindah setengah layar ke bawah.
ctrl + U : berpindah setengah layar ke atas.
ctrl + w : berpindah satu kata ke depan.
ctrl + b : berpindah satu kata ke belakang.

2. Menghapus Text
x : digunakan untuk menghapus satu karakter pada posisi kursor
X : digunakan untuk menghapus satu karakter pada sebelah kiri posisi kursor
dw : digunakan untuk menghapus 1 kata pada posisi sebelah kanan kursor
db : digunakan untuk menghapus 1 kata pada posisi sebelah kiri kursor
dd : digunakan untuk menghapus 1 baris pada posisi kursor
d [Enter] : untuk menghapus dua baris, baris pada posisi kursor dan baris berikutnya
d0 : untuk menghapus dari awal baris sampai tepat sebelum posisi kursor
dL : untuk menghapus dari posisi kursor sampai akhir tampilan pada layar
d$ : digunakan untuk menghapus dari posisi kursor sampai akhir baris
dG : digunakan untuk menghapus dari posisi kursor sampai akhir baris pada file
d^ : Menghapus dari posisi kursor sampai awal baris dari file
3dd : Menghapus tiga baris dari posisi kursor kebawah

3. Copy dan Paste Text
yy : untuk meng-copy satu baris
yw : untuk meng-copy 1 kata pada posisi sebelah kanan kursor
yb : untuk meng-copy 1 kata pada posisi sebelah kiri kursor
y0 : untuk meng-copy dari awal baris sampai tepat sebelum posisi kursor
yL : untuk meng-copy dari posisi kursor sampai akhir tampilan pada layar
y$ : untuk meng-copy dari posisi kursor sampai akhir baris
yG : untuk meng-copy dari posisi kursor sampai akhir baris pada file
y) : untuk meng-copy dari posisi kursor ke awal kalimat
y( : untuk meng-copy dari posisi kursor ke akhir kalimat
p : untuk mempaste teks

4. Operasi Text
5dd : untuk mengcut 5 line text
:U : Untuk membatalkan perubahan
:s/search : Mencari text / karakter
:%s/pattern/replace/ : untuk mereplace text
:r nama_file : membuka files
:!ls : melist isi direktori
:sh : untuk melakukan command shell dan untuk kembali mengunakan ctrl + d
:w :digunakan untuk menulis file
:q untuk keluar

 

Vi or Vim Cheat Sheet

Vi or Vim Cheat Sheet

Ubuntu 14.04 : Sync data with rsync command line

Pada artikel sebelumnya, telah dijelaskan pengertian dan kelebihan rsync dan disini akan dijelaskan mengenai option yang biasa digunakan dalam rsync :

Default command line for rsync:

# rsync options source destination

Beberapa rsync command yang sering digunakan

  • Rsync files dan folder local 
    Perintah berikut ini akan melakukan sinkronisasi file pada mesin lokal dari satu lokasi ke lokasi lain. Di sini, di contoh ini, nama file data.tar perlu disalin atau disinkronisasikan ke /home/backup / folder.
    ribhy@systemblack:~/test$ rsync -avh data/data.tgz home/backup
    sending incremental file list
    data.tgzsent 41.31M bytes received 31 bytes 27.54M bytes/sec
    total size is 41.30M speedup is 1.00

    Dalam contoh di atas, Anda dapat melihat bahwa jika tujuan tidak sudah ada rsync akan membuat direktori secara otomatis untuk tujuan.
  • Rsync files dan folder ke server
    Perintah ini akan melakukan sinkronisasi direktori dari mesin lokal ke mesin remote. Sebagai contoh: Ada folder di komputer Anda “data” lokal yang berisi beberapa paket tgz dan Anda ingin bahwa konten direktori lokal mengirim ke server jauh, Anda dapat menggunakan perintah berikut. ribhy@systemblack:~/test$rsync -avh data/data.tgz root@192.168.1.8:/home
    root@192.168.1.8's password:
    sending incremental file list
    data.tgz
    sent 41.31M bytes received 31 bytes 1.35M bytes/sec
    total size is 41.30M speedup is 1.00
    ribhy@systemblack:~/test$
  • Rsync files dan folder via ssh Untuk mengunakan protocol lain contoh mengunakan ssh dan rsync mengunakan option “-e”. Berikut contoh dalam pengunaan rsync -e:
    ribhy@systemblack:~/test$ rsync -avhe ssh data/data.tgz root@192.168.1.8:/home
    root@192.168.1.8's password:
    sending incremental file list
    data.tgzsent 41.31M bytes received 31 bytes 1.35M bytes/sec
    total size is 41.30M speedup is 1.00
    ribhy@systemblack:~/test$
  • Rsync dengan mengunakan progress pengiriman
    Sering kita tidak mengetahui secara detail dan jelas proses pengiriman files / folder dalam rsync. Untuk mengaktifkan proses tersebut hanya memerlukan option –progress, contoh pengunaannya adalah:ribhy@systemblack:~/test$ rsync -avhe ssh data/data.tgz root@192.168.1.8:/home
    root@192.168.1.8's password:
    sending incremental file list
    data.tgz
    sent 41.31M bytes received 31 bytes 1.35M bytes/sec
    total size is 41.30M speedup is 1.00
    ribhy@systemblack:~/test$
  • Rsync dengan include dan excludeKedua opsi ini memungkinkan kita untuk include dan exclude file dengan menentukan parameter dengan opsi ini membantu kita untuk menentukan file-file atau direktori yang ingin Anda sertakan dalam sinkronisasi dan mengecualikan file dan folder dengan Anda tidak ingin ditransfer.
    Di sini, di contoh ini, perintah rsync akan mencakup file-file dan direktori hanya yang dimulai dengan ‘d’ dan belum termasuk semua berkas dan direktori.ribhy@systemblack:~/test$ rsync -avhe ssh --include 'c*' --exclude '*' data/ root@192.168.1.8:/tmp
    root@192.168.1.8's password:
    sending incremental file list
    cc.tgzsent 41.31M bytes received 31 bytes 1.56M bytes/sec
    total size is 41.30M speedup is 1.00
    ribhy@systemblack:~/test$
  • Rsync menyamakan ( delete dari source ) yang terdelete Jika sebuah file atau direktori tidak ada pada sumbernya, tapi sudah ada di tempat tujuan, Anda mungkin ingin menghapus file / direktori yang ada di target sementara anda tetap ingin mengunakan rsync.
    Kita dapat menggunakan option  ‘-delete’ untuk menghapus file yang tidak ada di direktori source. Sumber dan target berada dalam direktory sync.
    ribhy@systemblack:~/test$ rsync -avhe ssh --delete data/ root@192.168.1.8:/tmp
    root@192.168.1.8's password:
    sending incremental file list
    ./
    deleting aa.tgz
    sent 68 bytes received 15 bytes 33.20 bytes/sec
    total size is 41.30M speedup is 497640.45
    ribhy@systemblack:~/test$
  • Rsync dengan maksimal transfer 
    Anda dapat menentukan ukuran Max file yang akan ditransfer atau sync. Anda dapat melakukannya dengan “-max-size” pilihan. Di sini, di contoh ini, ukuran file Max adalah 200k, sehingga perintah ini akan mentransfer hanya file yang sama atau lebih kecil dari 200k.
    ribhy@systemblack:~/test$ rsync -avh --max-size='200k' data/ root@192.168.1.8:/tmp
    root@192.168.1.8's password:
    sending incremental file list
    ./
    aa.tgz
    bb.tgz
    sent 187 bytes received 53 bytes 96.00 bytes/sec
    total size is 47.35M speedup is 197284.39
    ribhy@systemblack:~/test$
  • Rsync mendelete source setelah transfer Sekarang, misalkan Anda memiliki web server utama dan server backup data, Anda membuat backup harian dan disinkronisasikan dengan server cadangan Anda, sekarang Anda tidak ingin menyimpan bahwa salinan lokal dari cadangan di server web Anda.
    Jadi, akan Anda menunggu untuk transfer untuk menyelesaikan dan kemudian menghapus mereka file cadangan lokal secara manual? Oh tentu regular tidak. Penghapusan otomatis ini dapat dilakukan dengan menggunakan option ‘-file-remove-source’.
    ribhy@systemblack:~/test$ ls data/
    bb.tgz cc.tgz dd.tgz zz.tgz
    ribhy@systemblack:~/test$ rsync --remove-source-files -zvh data/zz.tgz root@192.168.1.8:/tmp
    root@192.168.1.8's password:
    zz.tgz
    sent 63 bytes received 31 bytes 37.60 bytes/sec
    total size is 0 speedup is 0.00
    ribhy@systemblack:~/test$ ls data
    bb.tgz cc.tgz dd.tgz
    ribhy@systemblack:~/test$
  • Rsync dengan menset bandwidth transfer 
    Anda dapat mengatur batas bandwidth saat melakukan transfer data dari satu komputer ke komputer lain dengan bantuan ‘-bwlimit’ option. option ini membantu kita untuk membatasi I / O bandwidth.
    [ribhy@systemblack]# rsync --bwlimit=100 -avzhe ssh /var/lib/rpm/ root@192.168.1.8:/root/tmprpm/
    root@192.168.0.100's password:
    sending incremental file list
    sent 324 bytes received 12 bytes 61.09 bytes/sec
    total size is 38.08M speedup is 113347.05

Ubuntu 14.04 : Pengertian sync data with rsync command line

Rsync adalah aplikasi yang sering digunakan untuk mengkopi data (synchronizing Files). Rsync berbeda dengan cp / scp, pada dasarnya rsync digunakan untuk menyamakan files atau folder. Beberapa kelebihan rsync :

Irit bandwidth. Jika di sisi penerima, file yang ingin dikirimkan sudah ada, tapi belum tentu sama (misalnya ukurannya lebih kecil/besar atau terdapat perbedaan karena versinya lebih lama), maka rsync dapat melakukan serangkaian pengecekan perbandingan checksum terhadap blok-blok dalam file di kedua sisi, untuk meminimalisasi jumlah data yang harus ditransfer. Algoritma ini disebut algoritma rsync. Bahkan sebetulnya rsync bermula dari sebuah paper yang menjelaskan algoritma ini.

Jadi, misalnya Anda memiliki 2 buah versi file berukuran kurang lebih 100MB di dua tempat, dengan rsync Anda mungkin Anda hanya membutuhkan transfer data sebesar 50MB, 10MB, atau bahkan di bawah 1MB untuk menyamakan kedua buah versi file ini, bergantung pada seberapa mirip kedua file tersebut sebelumnya.

Atau, misalnya Anda sedang mentransfer file besar lalu putus di tengah jalan. Anda dapat jalankan kembali rsync dan rsync akan melanjutkan kembali transfer dari posisi putus dan memastikan hasil akhirnya nanti sama.

Cepat. Rsync cepat salah satunya karena algoritma rsync yang disebutkan di atas. Selain itu rsync dapat melakukan kompresi data saat transfer. Dibandingkan FTP pun rsync lebih cepat karena dapat melakukan pipelining, sementara transfer menggunakan FTP boros koneksi TCP/IP untuk setiap file yang ditransfer. Ini akan semakin kentara untuk tree berisi file kecil-kecil yang jumlahnya banyak (misalnya file-file website yang umumnya berisi banyak file HTML dan gambar), di mana rsync dapat beberapa kali hingga belasan kali lebih cepat dari FTP.

Fleksibel. Rsync tidak hanya bisa mentransfer file tunggal, tapi juga direktori dan tree secara rekursif. Anda bisa memilih untuk menghapus file/direktori yang sudah tidak ada dari sisi pengirim tapi masih ada di sisi penerima. Anda bisa memilih untuk mensinkronisasi juga metadata file seperti permission, kepemilikan, tanggal, ACL, dll. Rsync dapat menangani link simbolik, hardlink, device, dll. Dan ada banyak opsi lainnya, termasuk yang sering juga dijumpai di tool lain seperti tar, cp, dll.

Sync Data Command Line

 

Installasi Intel HD 3000 di ubuntu 13.10

Beberapa hari lalu saya mempostingkan mengenai instalasi driver intel hd 3000 di ubuntu 13.10 yang belum compitable dan belum disupport dari 01.org. Masalah yang terjadi pada installasi intel graphics hd 3000 di ubuntu adalah bersangkutan dengan phyton 3 yang tidak mendukung dependency dari intel HD 3000. Setelah sekian lama oprek ternyata python 3 sangat berhubungan erat dengan ubuntu desktop. Dan saat yang sangat menegangkan adalah saat mencoba memaksakan untuk menginstall intel graphics driver.

Jika ada yang ingin memaksakan hendaknya dibatalkan niatnya, karena akibat saya memaksakan mencoba menginstall driver maka dukungan dari seluruh aplikasi ubuntu 13.10 akan tidak support, maka yang terjadi akan menguninstall seluruh aplikasi. Setelah saya coba untuk paksakan menginstall package tetapi hasilnya ubuntu desktop saya menjadi seperti ubuntu server tidak memiliki GUI.

Untuk mengembalikan saya menginstall ubuntu desktop dan trala balik lagi seperti semula hehe..

Sekian..

Install Graphics Card Intel HD 3000 on Ubuntu 13.10 ( kernel 3.11 )

Sebelumnya mendapatkan berbagai macam error saat menginstall driver intel vga card di ubuntu 13.10, sedikit2 mendapatkan pencerahan walaupun harus menghapus beberapa pilihan penting yaitu fitur yang baru saja di coba ( phyton 3 ). Sedikit cara yang saya lakukan agar intel installer dapat berjalan pada ubuntu adalah menambahkan repo raring kedalam source list.

Vi /etc/apt/source.list
deb http://cz.archive.ubuntu.com/ubuntu raring main
sudo apt-get update
sudo apt-get -f install
sudo apt-get install -y libpackagekit-glib2-14
dpkg -i intel-linux-graphics-installer_1.0.2-0intel3_i386.deb
sudo intel-linux-graphics-installer

Dan setelah semua dilakukan kita akan mendapatkan error kembali,

Screenshot from 2013-12-30 17:54:53 Screenshot from 2013-12-30 17:55:04 Screenshot from 2013-12-30 17:55:15 Screenshot from 2013-12-30 17:55:18Akan diupdate kembali jika telah menemukan jawaban yang pasti hehe.. Stay tune..

salam sukses..

Server Security : CSF ( Config Server Firewall ) on centos 6.6

Config Server Firewall (atau CSF) adalah firewall gratis dan canggih untuk sebagian besar distro Linux dan VPS berbasis Linux. Selain fungsi dasar firewall – paket penyaringan – CSF mencakup fitur keamanan lainnya, seperti login/intrusion/flood detection. CSF termasuk UI integrasi untuk cPanel, DirectAdmin dan Webmin, tapi tutorial ini hanya mencakup penggunaan baris perintah. CSF mampu mengenali banyak serangan, seperti port scan, SYN banjir, dan login serangan brute force pada banyak layanan. Hal ini dikonfigurasi untuk memblokir klien yang terdeteksi harus menyerang server cloud untuk sementara.

Daftar lengkap sistem operasi yang didukung dan fitur dapat ditemukan di situs web ConfigServer itu.
Config Server Firewall web

Installing ConfigServer Firewall
Step 1: Downloading
Config Server Firewall is not currently available in Debian or Ubuntu repositories, and has to be downloaded from the ConfigServer’s website.
wget http://www.configserver.com/free/csf.tgz
This will download CSF to your current working directory.
Step 2: Uncompressing
The downloaded file is a compressed from of tar package, and has to be uncompressed and extracted before it can be used.
tar -xzf csf.tgz
Step 3: Installing
If you are using another firewall configuration scripts, such as UFW, you should disable it before proceeding. Iptables rules are automatically removed.

UFW can be disabled by running the following command:
ufw disable

Now it is time to execute the CSF’s installer script.
cd csf
sh install.sh

The firewall is now installed, but you should check if the required iptables modules are available.
perl /usr/local/csf/bin/csftest.pl

The firewall will work if no fatal errors are reported.

Note: Your IP address was added to the whitelist if possible. In addition, the SSH port has been opened automatically, even if it uses custom port. The firewall was also configured to have testing mode enabled, which means that the iptables rules will be automatically removed five minutes after starting CSF. This should be disabled once you know that your configuration works, and you will not be locked out.
Basic Configuration
CSF can be configured by editing its configuration file csf.conf in /etc/csf:
nano /etc/csf/csf.conf
The changes can be applied with command:
csf -r
Step 1: Configuring ports
The less access there is to your VPS, the more secure your server is. However, not all ports can be closed as the clients must be able to use your services.

The ports opened by default are the following:
TCP_IN = “20,21,22,25,53,80,110,143,443,465,587,993,995”

TCP_OUT = “20,21,22,25,53,80,110,113,443”

UDP_IN = “20,21,53”

UDP_OUT = “20,21,53,113,123”
Services using the open ports:

Port 20: FTP data transfer
Port 21: FTP control
Port 22: Secure shell (SSH)
Port 25: Simple mail transfer protocol (SMTP)
Port 53: Domain name system (DNS)
Port 80: Hypertext transfer protocol (HTTP)
Port 110: Post office protocol v3 (POP3)
Port 113: Authentication service/identification protocol
Port 123: Network time protocol (NTP)
Port 143: Internet message access protocol (IMAP)
Port 443: Hypertext transfer protocol over SSL/TLS (HTTPS)
Port 465: URL Rendesvous Directory for SSM (Cisco)
Port 587: E-mail message submission (SMTP)
Port 993: Internet message access protocol over SSL (IMAPS)
Port 995: Post office protocol 3 over TLS/SSL (POP3S)
It is possible that you are not using all of these services, so you can close the ports that are not used. I would recommend closing all ports (removing port number form the list), and then adding the ports you need.

Below are port sets that should be opened if you are running the listed service:

On any server:
TCP_IN: 22,53
TCP_OUT: 22,53,80,113,443
UPD_IN: 53
UPD_OUT: 53,113,123
Apache:
TCP_IN: 80,443
FTP server:
TCP_IN: 20,21
TCP_OUT: 20,21
UPD_IN: 20,21
UPD_OUT:20,21
Mail server:
TCP_IN: 25,110,143,587,993,995
TCP_OUT: 25,110
MySQL server (if remote access is required)
TCP_IN: 3306
TCP_OUT: 3306
Note: If you are using IPv6 for your services, you should also configure TCP6_IN, TCP6_OUT, UPD6_IN, and UPD6_OUT similarly to how IPv4 ports were configured earlier.

Pengertian Linux: Fitur Fitur baru di ubuntu 13.10

Seperti yang kita ketahui bersama linux adalah sistem operasi open source penganti sistem operasi berbayar lainnya. Mengapa kita harus mengunakan sistem operasi yang berbayar sedangkan bajakan saja banyak. Mungkin sebagian besar kita tidak menyadari bahwa mengunakan sistem operasi bajakan itu adalah dosa besar, karena secara tidak langsung anda telah mengambil licence atau kekayaan intelektual atau hak cipta. To the Point : ubuntu baru saja mengeluarkan release terbaru yang terjadwal setiap 6 bulan sekali antara lain bulan 4 dan bulan 10. Berikut ini adalah fitur fitur yang terdapat dalam ubuntu 13.10 :

* Mengunakan kembali X-ORG
* Smart Scope
* Phyton 3.3
* 64BIT ARM architecture
* Support yang lebih baik kepada driver Nvidia, ATI Radeon, Intel HD
* Update dari Libre office terbatu versi 4.12 rc3
* Akan menggunakan versi kernel 3.11

Bagi yang ingin mengunakan sistem operasi yang legal? coba saja ubuntu, linux mint, fedora, atau distribusi linux yang lainnya. Biasa karena terbiasa, maka biasakan hal yang menurut anda baik maka kita akan terbiasa dengan yang baik.

Salam..

Intel(R) Graphics Installer 1.0.2 for ubuntu 13.10?

Setelah mencicipi dan telah saya tulis dalam post sebelumnya, Dan saat ini ingin mempercantik tampilan ubuntu tetapi sebelum melakukan itu semua mari kita check driver intel graphicsnya dahulu, wow dan ternyata belum ada update dari 01.org. Mencari cara untuk bisa memaksakan untuk menginsatall driver tersebut, pada saat install diubuntu 13.10 ada peringatan bahwa : dependency not satisfiable libpackagekit glib2. Iseng iseng memaksakan menginstall dengan cara:

sudo apt-get remove libpackagekit-glib2-14

wget https://download.01.org/gfx/ubuntu/13.04/main/pool/13.04/i/intel-linux-graphics-installer/intel-linux-graphics-installer_1.0.2-0intel3_i386.deb

sudo dpkg -i intel-linux-graphics*.deb && sudo apt-get install -f

sudo apt-get update && sudo apt-get dist-upgrade

Jika ingin menginstall libpackagekit kembali :
sudo apt-get install libpackagekit-glib2-14

untuk memastikan silahkan jalankan kembali
sudo apt-get install -f

Driver telah dipasang tinggal menunggu update / release yang terbaru agar lebih baik..

ribhy.

Upgrade ubuntu 12.04 to ubuntu 13.10

Setelah merasakan beberapa waktu dengan ubuntu 12.04 LTS (Precise Pangolin) dan sering di ingatkan untuk upgrade ke 13.04 oleh ubuntu software update. Kemudian ada niatan untuk mencicipi ubuntu yang baru saja release yakni ubuntu 13.10 (Saucy Salamander) dan mulai mencari review dari kawan-kawan yang telah mencoba ubuntu 13.10. Setalah 100% yakin saya memulai untuk upgrade ubuntu 12.04 yang telah terinstall cukup lama dilaptop saya. Setelah waktu cukup banyak saya memulai untuk menguprade dengan cara:

1. Memastikan koneksi ke internet lancar tanpa hambatan
2. Masuk ke Terminal via shortcut ctrl + alt + F1
3. login user + sudo -s
4. ketik do-release-upgrade
$(~)# do-release-upgrade
5. menunggu hingga selesai..
6. reboot
7. Mengulangi dari ke 1 ( karena saya harus upgrade ke 13.04 dan ke 13.10 jadi 2 kali upgrade )
8. Mencoba ubuntu 13.10

Pertama boot gnome 3 saya tidak kembali ke ubuntu default hmmm yumiii :D. Kemudian ada beberapa tools yang tidak bisa digunakan karena perbedaan library ( terpaksa mencoba untuk mengunakan tools lain dan memcoba memperbaikinya. ). Semuanya berjalan normal hanya saja untuk vga intel hd saya kenapa sering hang ya :p masalah baru keluar lg hehe..

Untuk overall semuanya keren dan ciamik deh, gnome 3 semakin keren, pakai ubuntu rasa fedora :d..

salam..

Mengerti lisensi pada BSA ( Bisnis Software Aliance )

BSA (Bussiness Software Aliance ) tampaknya tidak main-main dengan ancamannya apalagi pemerintah sudah komitmen melaksanakan undang2 hak cipta sehingga segala bentuk pembajakan hak cipta intelektual akan dihukum berat. Kini semua pihak terutama perusahaan sibuk melegalisasi dan menginventarisasi semua software yang ada, namun seperti layaknya pedagang memang produk2 software tersebut kadang membuat bingung semua pihak, seperti produk mikocok dengan banyaknya jenis license dan model dan tipenya. Ada beberapa pilihan yang mungkin dapat kita kategorikan seperti :

  • GGWA ( Get Genuine Windows Agreement )

Bagi perusahaan yang komputer lamanya belum berlisensi sebaiknya menggunakan jenis license ini, sehingga tidak memerlukan install ulang untuk komputer yang belum license, ya..lebih mirip semacam pemutihan dan minimal pembelian jenis license ini harus 5 license. Namun demikian jenis license ini hanya boleh sekali saja pembeliannya, jadi kalau mau beli license ini harus hitung2 dulu komputer yang mau di putihkan dan harga untuk jenis license ini agak lebih murah dari GGK (Get Genuine Kit ). Kalau mau beli untuk yang kedua kalinya Microsoft menawarkan produk GGKnya

  • GGK ( Get Genuine Kit )

Hampir sama dengan GGWA, hanya jenis license ini lebih mahal dari GGWA dan di khususkan juga untuk komputer2 lama yang belum berlicense juga bisa untuk komputer baru dan tidak ada minimal pembelian untuk license ini . Untuk apa juga Microsoft mengeluarkan jenis license ini kalau toch hampir sama saja fungsinya, kedengarannya agak aneh tapi namanya bisnis, semua tahulah rekan2 semua.

  • OEM ( Original Equipment Manufacture )

Jenis License ini hanya untuk komputer baru (Hardware) dan hanya bisa dipakai dikomputer yang di install tersebut, license ini tidak dapat dipindahkan ke komputer lain dan jenis license ini tergantung pada mainboard dan processor saja, jadi kalau mainboard atau processornya mati..ya license juga broke alias koit karena OEM akan merecord semua hardware yang ada di komputer, jadi kalau hitung2 wah bisa rugi dua kali donk, ganti hardware juga beli license lagi, yang lebih gila lagi kalau mau beli komputer + OEM harus satu supplier tidak bisa berbeda supplier ( dasar keblinger ) namun anehnya kok masih ada saja yang menjual OEM terpisah dengan hardwarenya, bahkan menurut rekan2 dimilis walaupun satu supplier harus satu PO atau invoice kalau berbeda dianggap illegal, sadis banget kayaknya. Perlu diketahui pihak BSA dan polisi akan mengecek dokumen pembelian license tersebut ketika mereka melakukan pemeriksaan. busyet dah….!!

  • OPL ( Open License )

Jenis license ini dikhususkan untuk perusahaan2 yang banyak menggunakan komputer, harganya tergantung dari berapa banyak license yang akan dibeli dan bisanya ada discount khusus yang diberikan dan juga mendapatkan support langsung dari Microsoft dan jaminan upgrade, biasanya pembelian jenis ini seperti kontrak khusus untuk 2 tahun atau 3 tahun semacam subscription dan juga bisa melakukan downgrade atau mengcover OS lama seperti windows 2000.

Bagi rekan2 semua sekarang tergantung mau pilih yang mana untuk license jenis apa di perusahaan anda, kalau saya sih lebih baik migrate ke Linux aja dech, selain menghemat banyak cost sekaligus juga memasyarakatkan open source. Siapa tahu anda akan dipromosikan ama boss anda karena banyak melakukan safe cost dikantor, yang dilakukan hanyalah memberikan training kepada user2 anda dalam menggunakan linux.